SINOPSISAve Maria Sebuah keluarga duduk didepan teras rumah, mereka menanti-nanti kedatangan seorang pemuda, tiba-tiba adik Usup tertawa tergelak sambil menjulurkan tangan ke arah jalan, ternyata seseorang dengan baju jas yang robek-robek dibagian belakang tinggal hanya benang-benang saja, lagi terkulai lemas seperti ekor kuda.
Intinya Ishak dan (nama disamarkan) mendapat restu dari Pak Orok! By the way , aku baca cetakan ke sembilan (1990) Aku sempat bingung dan merasa aneh sama judulnya. Coba bayangin, deh, Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma. Setelah aku baca bagian pertama: Ave Maria, dan buka bagian
SINOPSISNovel ini berisi sekumpulan cerita yang tidak saling berhubungan tetapi memiliki setting yang sama, yaitu masa perjuangan Indonesia yang berkisar sekitar pendudukan Jepang sampai kedatangan Sekutu.
SINOPSISNOVEL Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma - SASTRA INDONESIA (8) Oke, mau share nih sinopsis beberapa novel sastra yang pernah aku baca waktu aku duduk di bangku sekolah menengah atas, dan emang sengaja
.
67% found this document useful 3 votes5K views15 pagesCopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?67% found this document useful 3 votes5K views15 pagesDari Ave Maria Ke Jalan Lain Ke RomaJump to Page You are on page 1of 15 You're Reading a Free Preview Pages 6 to 13 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
February 15, 2023 1024 am . 5 min read Novel Dari Ave Ke Jalan Lain Ke Roma karangan dari Abdullah Idrus ini berisi 11 cerita pendek dan sebuah naskah drama yang di tulis sejak tahun 40-an namun masih relate dengan keadaan zaman sekarang. Penasaran dengan isi buku ini? Kamu bisa baca resensi novel Dari Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma di artikel ini. Karena di artikel ini di jelaskan mengenai sinopsis, unsur intrinsik, ekstrinsik, kelebihan dan kekurangan serta pesan moral yang terkandung dalam novel tersebut. Yuk, simak! Identitas Novel Judul NovelDari Ave Maria Ke Jalan Ke RomaPenulisAbdullah IdrusJumlah halaman172 halamanUkuran buku13×20,5 cmPenerbitPT. Balai PustakaKategoriKumpulan CerpenTahun Terbitcetakan ke 20 tahun 2000Harga novelRp. Novel Dari Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma ini merupakan sebuah karya dari Abdullah Idrus yang mulai diterbitkan pada tahun 1945 an oleh PT. Balai Pustaka. Dan buku ini memiliki ketebalan 172 halaman dengan ukuran 13×20,5 cm. Sinopsis Novel Dari Ave Maria Ke Jalan Lain ke Roma Buku ini merupakan kumpulan karya Abdullah Idrus dari sejak kedatangan Jepang tahun 1942 dan sesudah kemerdekaan 1945. Buku ini di bagi dalam tiga bagian bagian pertama berjudul jaman jepang Ave Maria, Kejahatan Membalas Dendam, bagian kedua corat-coret di bawah tanah dengan tujuh tulisan. Dan bagian ketiga dengan judul sesudah tujuh belas agustus 1945 berisi tiga tulisan Kisah Sebuah Celana Pendek, Surabaya, dan Jalan Lain Ke Roma. Pertama di awali dengan kisah Zulbahri seorang yang depresi setelah berpisah dengan istrinya wartini. Ia kemudian seperti orang gila yang tak terurus ia berjalan tanpa tujuan dengan membawa secarik kertas. Zulbahri pun sadar ia menyesal telah menyia-nyiakan diri dalam hidupnya untuk itu ia memutuskan menjadi pejuang dan masuk menjadi barisan untuk nusa dan bangsa. Lalu cerita Kejahatan Membalas Dendam merupakan skenario drama yang terdiri dalam 4 babak. Dan enam pelaku dalam drama itu yaitu Ishak, Satilawati, Kartili, Asmadi putra, Suksoro, perempuan tua atau bibi. Pada bagian kedua Curat-coret Di Bawah Tanah di buka dengan cerita kota harmoni berlatar kereta dengan beragam orang di dalamnya. Saat kolonialisme berkuasa digambarkan adanya perbedaan kelas antara si kaya dan si miskin. Lalu ada cerita pasar malam jaman Jepang yaitu kelicikan jepang dalam menjajah bangsa indonesia. Lalu cerita selanjutnya Sanyo yaitu kisah penasehat tiap tiap departemen pada masa Jepang dan masih banyak lagi cerita lainnya. Yuk, baca novel Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma Unsur Intrinsik Novel Dalam resensi novel Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma terdapat unsur intrinsik di dalamnya yaitu 1. Tema Tema yang diangkat dalam novel ini yaitu mengisahkan kumpulan 11 cerita karya dari Abdullah Idrus tentang masa kolonialisme dan sesudah perjuangan kemerdekaan Indonesia tahun 1945. 2. Tokoh dan penokohan Ada banyak tokoh dalam novel Dari Ave Ke Jalan Lain Ke Roma ini seperti Zulbahri yang depresi karena di tinggal pergi istrinya. Wartini yang mencintai lelaki lain, Sanyo yang merupakan penasehat departemen Jepang dan masih banyak lagi tokoh lainnya. 3. Alur Alur yang digunakan dalam novel ini menggunakan alur campuran. Yaitu terdapat alur maju dan alur mundur dalam novel tersebut. Namun, sebagian besar cerita menggunakan alur maju atau progresif. 4. Latar Waktu Latar waktu yang digunakan dalam novel yaitu sekitar zaman kolonialisme Jepang dan setelah kemerdekaan Indonesia. Yaitu sekitar tahun 1942-1945. 5. Latar Tempat Latar tempat yang digunakan dalam novel yaitu di Kota Harmoni, kereta api, pasar malam Jepang, Jakarta, Surabaya dan masih banyak lagi latar tempat lainnya. 6. Sudut Pandang Sudut pandang yang digunakan dalam novel Dari Ave Maria Ke Jalan Ke Roma menggunakan sudut pandang orang ketiga yang serba tahu. 7. Gaya Bahasa Gaya bahasa yang digunakan dalam novel yaitu menggunakan gaya bahasa Indonesia pada zaman sebelum kemerdekaan. Dan ada beberapa menggunakan bahasa Jepang. 8. Amanat Novel ini banyak mengajarkan tentang arti kehidupan dari mulai perjuangan, cinta, kesulitan hidup. Tetaplah jadi manusia baik dan berguna untuk masa depan apa pun masalah dan rintangan hidupmu. Setidaknya kamu tidak menjadi beban negara tapi memberikan dampak positif untuk keberlangsungan negara yang adil dan makmur. Unsur Ekstrinsik Novel Berikut merupakan unsur ekstrinsik dari novel, diantaranya adalah 1. Nilai Moral Kisah Open yang meski dirinya mengalami berbagai rintangan dalam hidup ia terus bangkit menjadi diri lebih baik. Dan ia membuktikannya dengan menjadi seorang penulis terkenal setelah keluarnya dari penjara. 2. Nilai Sosial Sikap Zulbahri yang mulai sadar akan telah lupa pada bangsa karena masalah pribadinya ia lalu bangkit dan menjadi pejuang yang berada di barisan terdepan. Kelebihan Novel Novel ini memberikan pengetahuan masa kolonialisme Memberikan gambaran kehidupan masa itu dengan latar wan suasan yang tergambar Banyak memberikan pesan moral Memberikan banyak pelajaran tentang arti kehidupan Kekurangan Novel Alur yang di buat kadang ada yang membingungkan Bahasa yang kurang baku dan ada beberapa kata jaman dahulu yang kurang dipahami Ada beberapa bahasa asing Pesan Moral Novel Dari Ave Maria Ke Jalan Lain ke Roma Terakhir dari resensi novel Dari Ave Maria Ke jalan Ke Roma terdapat pesan moral yang terkandung di dalamnya yaitu adalah Mengajarkan tentang arti kehidupan dari mulai perjuangan, cinta, kesulitan hidup. Tetaplah jadi manusia baik dan berguna untuk masa depan apa pun masalah dan rintangan hidupmu. Setidaknya kamu tidak menjadi beban negara tapi memberikan dampak positif untuk keberlangsungan negara yang adil dan makmur.
Resensi novel karya IDRUS Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma’ 1. Identitas a. Judul Buku Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma b. Penulis / pengarang IDRUS c. Penerbit Balai Pustaka d. Kota Terbit Jakarta e. Cetakan ke-16 f. Tahun Terbit 2000 g. Tebal Halaman 171 h. Jenis kertas HVS lama 2. Jenis buku Novel karya sastra lama Fiksi 3. Pengarangan IDRUS lahir pada tahun 1921 di Padang. Sastrawan yang berasal dari Minangkabau ini berpendidikan sekolah menengan. Ia mulai menulis lukisan-lukisan, cerpen, dan drama sesudah Jepang mendarat dalam tahun 1942. Ia termasuk salah seorang pelopor Angkatan 1945. Ia juga telah membawakan perubahan baru dalam prosa Indonesia modern. Dengan tegas ia menyatakan putusnya hubungan antara prosa sebelum perang dan prosa sesudah perang. Perbedaan prosa Idrus dengan prosa pada masa pra pujangga baru ialah bahwa prosa Idrus bersifat universal dan cenderung ke lukisan tentang kehidupan sehari-hari yang telah bertumpu pada kesegaran dan kenyataan. Karya-karya Idrus yang lain adalah 1. A K I 2. Perempuan dan Kebangsaan Novel Majalah Indonesia Film I 3. Jibaku Aceh Drama Tunggal 4. Dokter Bisma Drama 5. Keluarga Suroso Drama 4 babak 4. Keunggulan Bahasanya mudah dimengerti dan juga dipahami dengan cerita yang kaya akan semangat nasionalisme, pelajaran kehidupan. Kita akan dapat merasakan seolah-olah kita merasakan dan mengalami perjalanan pada masa pemerintahan Jepang ketika masih berkuasa di ini dapat mengajak para pembaca membayangkan apa yang tertulis di buku, dan seolah-olah isi dari buku ini merupakan suatu kehidupan nyata yang benar-benar terjadi. 5. Kelemahan Buku ini terkesan seperti bahaya Melayu. Penulis menulis berbagai macam cerita dengan isi yang berbeda-beda sehingga pembaca kesulitan untuk mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya, walaupun sebenarnya cerita tersebut saling berkaitan. 6. Sinopsis - Ave Maria Sebuah keluarga duduk di depan teras rumah, mereka menantikan kedatangan seseorang. Tiba-tiba adik tertawa sambil menunjuk ke arah jalan. Terlihat seorang pemuda dengan baju jas yang robek-robek, dibagian belakang hanya tertinggal benang-benang saja. Sambil tertawa, adik memberi hormat pada Zulbahri yang dinanti-nanti. Zulbahri menceritakan kisah cintanya ketika menikah dengan Wartini. Sudah 8 bulan mereka menikah tetapi belum mempunyai keturunan. Ternyata Wartini menyukai pria lain yaitu Syamsu, adik Zulbahri. Zulbahri tahu bahwa mereka berdua saling mencintai, lalu Zulbahri menceraikan Waetini dan menjodohkannya dengan Syamsu. Zulbahri pergi ke medan perang untuk membela nusa dan bangsa. - Kejahatan Membalas Dendam Ishak adalah pengarang dan penerbit buku muda yang sudah bertunangan dengan Satilawati. Satilawati memiliki sifat yang keras kepala, ayah Satilawati tidak menyetujui hubungan mereka, ayah Satilawati, Suksoro yang merupakan pengarang kalot serta seorang kritikus yang terkenal kejam. Suksoro memanggil seorang wanita tua yang sangat sakti untuk memisahkan hubungan Ishak dan Satilawati. Wanita itu adalah nenek Satilawati yang tidak setuju atas permintaan Suksoro dengan alasan Satilawati yang sangat mencintai Ishak. Ishak pergi karena dicelakai oleh temannya sendiri yaitu Kartili yang memberikan obat gila agar Ishak meninggalkan Satilawati. Akhirnya, Ishak yang sempat gila berhasil disembuhkan oleh wanita tua, dan hubungan mereka disetujui oleh Suksoro. Kartili yang sempat membuat Ishak gila, akhirnya menjadi gila. - Kota Harmoni Trem penuh sesak dengan orang-orang dan bau keringat ditambah bau terasi yang sungguh tidak sedap. Datanglah seorang nona Indo-Belandalalu mengeluh dengan bau terasi dari seorang Tionghoa. Wanita Tionghoa marah-marah pada nona Indo-Belanda. Didalam term penuh sesak orang-orang yang berdesakkan bahkan sulit untuk menghirup udara segar. Orang-orang akan merasa lega ketika orang-orang turun dan kembali berdesakkan ketika orang-orang naik lagi. Seorang Nippon datang dengan kuasanya menyuruh orang minggir untuk memberi jalan. Seorang anak muda yang terlihat jengkel, dihampirinya dan anak muda itu hanya diam. Kondektur meminta karcis saat tiba di Harmoni, dan banyak orang yang kini sudah mendapatkan tempat duduk. Beberapa orang naik lewat jendela termasuk orang Nippon. Orang Indonesia yang melihat itu menegur orang Nippon itu dan akhirnya mereka beradu mulut. Hingga datang seorang kenpetai yang memarahi orang Nipponitu, sedangkan orang Indonesia merasa senang. - Jawa Baru Bahan-bahan pokok sangat mahal, orang-orang Indonesia hanya mendapatkan beberapa bagian sedangkan orang-orang Nippon mendapatkan lebih. Dijalanan banyak orang kelaparan lalu mati. Tetapi pemerintah Nippon seakan tak peduli, Jawa Hokaido mengadakan rapat tentang penambahan pasokan bahan-bahan pokok tanpa melihat keadaan orang-orang Indonesia. Orang-orang Jawa hanya bersabar dan menerimanya dengan lapang dada. - Pasar Malam Zaman Jepang Orang-orang berbondong-bondong ke pasar raya dengan bantuan Sendenbu, apapun dengan bantuan Sendenbu akan selalu menarik. Mereka berdesakkan di loket pembelian tiket. Pasar malam dengan tempat gelap disiapkan untuk pengunjung dan tempat tersang, di rumah makan terdengar suara musik, diruangan barisan propoganda terlihat ban kapal tempur yang sengaja diperlihatkan serta baju bagor, di ruang rolet banyak orang duduk berjam-jam tak ada yang ribut seperti Gandi yang sedang main rolet hingga hampir menjual semua pakaiannya dan pada akhirnya ia pun kalah. Beberapa hari kemudian ia gantung diri. - Sunyo Kadir seorang penjual kacang goreng terduduk berjam-jam sedang berjualan, tetapi tidak laku juga. Ia hanya mendengarkan radio umum tentang pecah sebagai ratna, pengangkatan Sanyo. Ia memaki-maki sanyo tanpa tahu artinya. Datang seorang penjual es lilin dan Kadir pun merasa sombong. Lalu datang seorang laki-laki yang ingin membe;i kacangnya sebesar 3 sen. Kadir bertanya tentang arti sanyo pada lelaki itu, lelaki itu melempar kacang ke Kadir lalu pergi. Kadir masih memikirkan tentang sanyo, lalu ia berfikit bahwa sanyo adalah tukan catut. Ditanyalah seorang laki-laki yang hendak membeli kacang. “Apakah sanyo adalah tukang catut?” mendengan itu laki-laki tadi marah danmembawa Kadir ke kantor polisi. - Fujinkai Nyonya sastra akan mengadakan rapat di kampung A sehingga ia terlihat sangat sibuk. Nyonya Sastra membuka rapat dan berbicara sangat lama dan membuat anggota merasa bosan, bahkan ada yang pulang karena kesal. Para anggota yang masih di ruang rapat marah akan sikap Nyoya Sastra, yang bebicara sangat lama dan pada akhirnya hanya meminta sumbangan dari para anggota. - Oh... Oh... Oh... Kereta api berangkat dari Sukabumi menuju Jakarta, orang-orang di kelas 2 duduk dengan nyaman tidak seperti orang-orang di kelas 3 dan 4 yang harus berdesak-desakkan. Kereta berhendi di stasiun kecil dan beberapa anak muda tak berpakaian masuk ke kereta, mereka Keibodan yang memeriksa orang-orang yang membawa beras lalu dipukuli dan diambil berasnya. Sebungkus beras tak diambil karena punya seorang agen polisi, anak-anak muda itupun pergi. Agen polisi meminta beras pada perempuan disampingnya agar berasnya aman sampai Jakarta. Ssampainya di Jakarta agen polisi tidak mengembalikan beras perempuan itu, sehingga perempuan itu menangis. - Heiho Kartono sesosok orang yang rajin di kantornya dan tetap semangat walaupun gajinya kecil ia tidak pernah membolos dan tak pernah sekalipun mendapatkanpenghargaan. Ia pun mencalonkan menjadi Heiho. Opas pos memberi selembar kertas yang menyatakan dirinya lulus menjadi Heiho dan teman-temannya memberi selamat. Di asrama Heiho, Kartono mendapatkan pakaian Heiho. Ia pulang dengan wajah gembira dan sesampainya di rumah Kartono menyampaikan pada istrinya, namun dengan berat hati Martini melepas suaminya untuk menjadi Heiho. - Kisah Sebuah Celana Pendek Suatu hari Pearl Harbour diserang Jepang, Kusno merasa senang karena mendapatkan celana kapar 1001 dari sang ayah. Kusno buta akan politik, setelah mendapatkan celana baru Kusno melamar pekerjaan dimana-mana. Pada akhirnya Kusno menjadi Opas pos yang digaji 10 sen perbulan. Lama-lama celananya rusak dan ia berhenti kerja karena gaji yang kecil. Kusno hidup dalam kelaparan dan ia berfikir kenapa selalu ada perang. - Surabaya Orang Indo-Belanda berani memasang bendera merah putih biru di hotel Yamato. Orang-orang Indonesia tercengang, tiba-tiba seorang pemuda naik keatas tiang bendera dan dirobeknya kain biru. Orang-orang Indo-Belanda menembaki orang-orang seperti cowboy yang memegang belati. Pertempuran di Jakarta membara, orang-orang harus menyerahkan senjatanya pada sekutu. Tetapi mereka tidak mau, akhirnya api membakar gedung-gedung dan jiwa bangsa Indonsia. Jalan-jalan diluar kota penuh dengan manusia, kebanyakan wanita, mereka berjalan sempoyongan. - Jalan Lain ke Roma Open selalu direndahkan dan dihina oleh teman-temannya bahkan para mrid-muridnya juga. Ia dikeluarkan dari sekolah tempatnya mengajar karena memukul siswa yang mengoloknya. Ia berubah ketika ia membeli Al-Quran terjemahan Moh. Yunus, dan menjadi seorang guru ngaji anak-anak. Open mengajar seorang anak dari Jawa yang sulit mengatakan kata baqa, Open memukul anak itu dan syukurlah kejadian itu tidak fatal. Ibu Open ingin memperkenalkan Open dengan Surtiah, tetapi Open menolaknya karena malu. Ibu Open tidak peduli, akhirnya Open tetap dikenalkan pada Surtiah. Lalu mereka menikah dan Surtiah dibawanya ke kota. Open menjadi seorang penulis terkenal.
sinopsis dari ave maria ke jalan lain ke roma